Saturday, April 9, 2011

Abu Bakar as-Shiddiq radhiallahu ‘anh

Khalifah Pertama, Teman Setia Yang Banyak Berkorban

Muhammad SAW wafat tanpa meninggalkan pesan siapa yang harus menggantikannya sebagai pemimpin umat. Beberapa kerabat Rasul berpendapat bahwa Ali bin Abu Thalib - menantu yang dipelihara Muhammad SAW sejak kecil - yang paling berhak. Namun sebagian kaum Anshar, warga asli Madinah, berkumpul di Balai Pertemuan (Saqifa) Bani Saudah. Mereka hendak mengangkat Saad bin Ubadah sebagai pemimpin umat.


Ketegangan terjadi, Abu Bakar, Umar dan Abu Ubaidah datang untuk mengingatkan mereka. Perdebatan terjadi, sampai dua tokoh Muhajirin dan Anshar - Abu Ubaidah dan Basyir anak Saad - membaiat Abu Bakar. Umar menyusul membaiat. Demikian pula yang lainnya. Pertikaian selesai. Selasa malam menjelang salat Isya - setelah Muhammmad SAW dimakamkan - Abu Bakar naik ke mimbar di masjid Nabawi. Ia mengucapkan pidato pertamanya sebagai khalifah. Pidato yang ringkas dan dan berkesan di kalangan umat. Itu terjadi pada Juni 632, atau 11 Hijriah.

Abu Bakar adalah orang pertama di luar kerabat Rasul yang memeluk Islam. Ia dikenal sebagai orang yang selalu membenarkan ucapan Muhammad SAW. Ketika orang-orang menghujat Muhammad SAW karena mengatakan baru mengalami Isra’ Mi’raj, Abu Bakar menyatakan keyakinannya terhadap peristiwa itu. Ia menyiapkan perjalanan serta menemani Muhammad Saw saat hijrah ke Madinah. Ia juga menikahkan putrinya, Aisyah, dengan Rasul.

Namun tak bererti kepemimpinan Abu Bakar mulus. Wafatnya Muhammad SAW menimbulkan pembelotan besar-besaran dari berbagai kabilah yang baru masuk Islam. Mereka tidak lagi patuh pada pemerintahan di Madinah. Beberapa orang malah menyatakan diri sebagai Nabi. Aswad Al-Insa di Yaman yang menyatakan diri sebagai Nabi dan membolehkan orang tidak solat dan berzina, telah dibunuh oleh orang dekatnya saat Rasulullah sakit. Sekarang ada Tulaihah dan Musailamah yang berbuat serupa.

Di Madinah pun, Abu Bakar berselisih pendapat dengan Fatimah, putri Muhammad SAW, mengenai cara pengelolaan wang negara. Keluarga Rasul - termasuk Ali bin Abu Thalib - baru mengakui kepemimpinan Abu Bakar enam bulan kemudian, setelah Fatimah wafat.

Tugas pertama yang dilakukan Abu Bakar adalah melaksanakan amanat Rasul: memberangkatkan pasukan Usamah bin Zaid ke arah Palestina dan Syam. Ia sendiri - dalam usia 61 tahun - kemudian memimpin tentara menggempur Tulaiha. Operasi militernya sukses. Setelah itu, Abu Bakar membentuk 11 regu untuk menaklukkan kabilah-kabilah yang menolak membayar zakat. Yakni dari Tihama di Laut Merah, Hadramaut di ujung Lautan Hindia, sampai ke Oman, Bahrain, Yamama hingga Kuwait di Teluk Persia.

Pertempuran paling sengit terjadi melawan pasukan Musailamah yang memiliki 40 ribu pasukan. Tentara dari Madinah sempat hancur. Berkat kecerdikan panglima Khalid bin Walid, mereka memukul balik lawan. Seorang tentara Khalid, Al-Barra, berhasil melompati benteng Al-Hadikat dan membuka pintu dari dari dalam. Musailamah tewas.

Pasukan Khalid kemudian bergerak ke Utara, menuju lembah Iraq yang saat itu dikuasai kerajaan besar Persia. Pada 8 Hijriah, Raja Persia Kisra merobek-robek surat yang dikirimkan Muhammad SAW. Rasul lalu menyebut Allah akan merobek-robek kerajaan Persia pula. Saat itu tiba melalui tangan Khalid bin Walid yang hanya membawa sedikit pasukan. Dalam perang di Allais tercatat 70 ribu orang tewas. Setelah itu Kerajaan Hira pun ditaklukkan. Jadilah seluruh wilayah Iraq sekarang masuk dalam wilayah kekhalifahan Abu Bakar.

Setelah itu, Khalifah Abu Bakar mengirim 24.000 pasukan ke arah Syria, di bawah komando empat panglima perang. Mereka bersiap menghadapi 240.000 pasukan Romawi - kekuatan terbesar di dunia pada masa itu - yang diperintah Heraklius. Abu Bakar menetapkan Yarmuk sebagai pangkalan mereka. Ia juga memerintahkan Khalid bin Walid - yang berada di wilayah Iraq - untuk pergi ke Yarmuk dan menjadi Panglima Besar di situ. Sebanyak 9000 pasukan dibawanya.

Abu Bakar mencatat banyak keberhasilan. Di jazirah Arab, ia telah berhasil menyatukan kembali umat Islam yang pecah setelah Rasul wafat. Di masanya pula, Islam mulai menyebar ke luar jazirah Arab. Meskipun demikian, ia tetap dikenal sebagai seorang yang sederhana. Ia hidup sebagaimana rakyat. Tetap pergi sendiri ke pasar untuk berbelanja, serta tetap menjadi imam solat di masjid Nabawi.

Selama dua tahun tiga bulan memimpin umat, ia hanya mengeluarkan 8.000 dirham wang negara untuk kepentingan keluarganya. Jumlah yang sangat sedikit untuk ukuran waktu itu sekalipun. Ia juga memerintahkan pengumpulan catatan ayat-ayat Quran dari para sekretaris Rasul. Catatan-catatan itu dikumpulkan di rumah Hafshah, putri Umar. Abu Bakar meninggal dalam usia yang hampir sama dengan Rasul, 63 tahun.

Allahu a’lam bisshawab.

Sumber: FOSMIL

Dajjal

Berita tentang bayi bermata satu yang dilahir di Israel beberapa tahun lalu menjadi gempar. Ramai yang membuat ramalan, inilah dajal yang dijanjikan Allah lewat hadis-hadis Nabi Muhammad s.a.w.. Kemunculan dajal di akhir zaman memang sentiasa ditunggu-tunggu. Dan memang kita pun sekarang ini telah berada di satu episod akhir zaman. Tanda-tanda kecil kiamat sudah kita lihat hampir keseluruhannya, setiap hari. Hanya menanti tanda-tanda besar saja yang belum berlaku. Antaranya dajal.


Dajal… popularnya manusia yang memiliki nama itu. Ada berbagai-bagai versi cerita tentangnya yang menimbulkan bermacam-macam persepsi. Tapi kebanyakan orang Islam di Malaysia dan Nusantara amnya beranggapan dajal adalah makhluk bermata satu melintang. Ada juga yang mengatakan bahawa dia separuh manusia dan separuh jin kerana ibunya berasal dari keturunan jin dan ayahnya daripada bangsa Yahudi.


Sebagaimana yang telah disebutkan di awal-awal tadi, dajal adalah manusia dan sememangnya dia adalah manusia biasa. Dia bukan keturunan jin, gergasi, dewa atau apa saja yang selain manusia. Banyak persoalan yang timbul tentang dajal menjadi salah faham. Antaranya: Siapa dajal? Di mana tempat tinggalnya? Siapa keturunannya? Bila dia dilahirkan? Bagaimana rupa fizikalnya? Bila dia akan muncul? Dan bagaimana untuk mengelakkannya?



Memang benar dajal tidak ada disebut di dalam al-Quran tetapi ia banyak disebut di dalam hadis nabi. Malah banyak hadis nabi yang salih menceritakan tentang dajal, yang menyebutnya sebagai salah satu tanda besar kiamat. Masalahnya banyak juga hadis yang palsu tentang dajal, ia menimbulkan salah faham masyarakat tentangnya.


Menurut pensyarah Jabatan Pengajian al-Quran dan al-Sunah, Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Fadlan Mohd. Othman, banyak hadis yang salih menceritakan perihal dajal yang lengkap termasuk untuk mengelakkan fitnah dajal.


Katanya berdasarkan dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, “Sesungguhnya dajal adalah lelaki yang pendek, badan gempal, matanya rosak (mengecut). Kalau kamu masih ragu-ragu tentang Tuhan kamu. Sesungguhnya Tuhan kamu tidak rosak matanya.


Dari situ sudah jelas bahawa dajal adalah manusia biasa yang diberikan Allah kekuasaan luar biasa. Setiap nabi yang diutus akan memberi peringatan berkenaan dajal yang matanya rosak dan pembohong.


Tambahnya lagi, dajal adalah manusia yang ada keistimewaan, telah hidup sejak zaman Nabi Muhammad. Dia digelar al-Masihi ad-dajal kerana matanya yang rosak dan kebolehan luar biasanya menghidupkan orang mati.


“Tertulis di dahinya perkataan, ‘Kaf-Fa-Ra’ (kafir). Tulisan itu boleh dibaca oleh semua orang Islam sama ada dia pandai membaca atau tidak. Asalkan orang itu mengucap syahadat maka tulisan itu boleh dibaca.


“Yang pastinya dajal adalah manusia yang ditangguhkan ajalnya oleh Allah, sehingga suatu masa dengan keizinan Allah dia akan muncul semula untuk menguji keimanan manusia,” jelas Fadlan.


Terdapat lagi hadis yang diriwayatkan oleh Huzaifah di dalam sahih Muslim bermaksud, “Dajal ialah orang yang buta mata sebelah kirinya, lebat rambutnya serta mempunyai syurga dan neraka. Nerakanya itu merupakan syurga dan syurganya pula adalah neraka.”



KEISTIMEWAAN DAJAL

Allah memberikan dajal banyak keistimewaan untuk menguji keimanan manusia ketika akhir zaman nanti. Semua itu telah dijelaskan di dalam hadis sahih. Di antara keistimewaannya selain boleh menghidupkan orang mati, dajal juga ada beberapa keistimewaan. Antaranya:


Pertama, ada bersamaan syurga dan neraka. Dajal akan menggunakan kedua-duanya untuk menguji keimanan orang Islam. Apa yang dajal berikan sebagai syurga sebenarnya adalah neraka. Dan apa yang diperlihatkan sebagai neraka sebenarnya adalah syurga.


Kedua, dajal akan pergi ke daerah yang kemarau, kebuluran dan hasil dagangan tidak menjadi. Dajal akan menurunkan hujan di daerah itu jika penduduknya mengaku beriman kepadanya. Maka daerah itu akan kembali subur dan hasil dagangan melimpah ruah. Manakala bagi daerah yang penduduknya tidak mahu mengaku dajal sebagai tuhan, akan berada di dalam kebuluran dan kesusahan.


Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah bermaksud, “Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apa yang dimakan oleh orang Islam yang beriman pada hari itu nanti?”


Rasulullah menjawab, “Mereka akan menjadi kenyang dengan tahlil, takbir, tasbih dan bertaubat. Zikir-zikir itu yang akan menjadi makanan mereka.”


Ketiga, boleh menjelajahi seluruh pelosok bumi ini di dalam masa 40 hari dan kepantasan yang luar biasa. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim menjelaskan, “Kami bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana kepantasan perjalanannya di muka bumi ini? Nabi menjawab: “Kepantasan perjalanannya adalah seperti Al-Ghaist (hujan atau awan) yang dipukul angin kencang.” Hanya dua tempat saja yang tidak boleh dimasuki oleh dajal iaitu Mekah dan Madinah.


Menurut Fadlan, Nabi mengingatkan orang yang beriman supaya menghindarkan diri dari berjumpa dengan dajal. Malah nabi bersabda, hanya seorang lelaki dari Madinah yang dapat berdepan dengan dajal. Lelaki itu akan mengatakan bahawa kamu adalah dajal lalu lelaki itu dibunuh oleh dajal. Kemudian dajal menghidupkan semula lelaki itu. Lalu dajal berkata tidakkah kamu percaya kepada aku. Lelaki itu menjawab, “Tidak, melainkan bertambah keimananku kepada Allah.” Kemudian dajal cuba membunuh lelaki itu tetapi telah diselamatkan oleh Allah.



BILA DAJAL DILAHIRKAN

Menurut Fadlan, dajal telah ada di muka bumi ini sejak zaman nabi lagi. Ia telah dipenjarakan di sebuah pulau seperti mana yang disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Fatimah Qais, Nabi menceritakan tentang Tamin ad-Dari yang beragama Kristian tetapi telah memeluk Islam. Tamin pernah bercerita padaku tentang satu perkara yang pernah aku ceritakan kepada kalian mengenai al-Masihi ad-dajal.


Tamin telah berlayar bersama 30 orang anak kapalnya. Tiba-tiba kapalnya dipukul rebut dan mereka terdampar di sebuah pulau. Di pulau itu ada seekor binatang yang lebat bulunya hingga tidak dapat dikenal yang mana ekor dan kepalanya. Binatang itu yang dinamakan al-Jassasah (si pencari berita). Di situlah bermulanya dialog anataraTamim dan al-Jassasah.


Al-Jassasah: Wahai manusia pergilah kamu berjumpa dengan lelaki itu.


Lalu Tamim dan kumpulannya masuk ke dalam hutan dan berjumpa dengan manusia yang dimaksudkan. Lelaki itu mempunyai saiz badan yang besar daripada manusia biasa, dirantai dengan rantai yang cukup kuat, tangannya diikat ke leher, di antara lutut dan buku lalinya dirantai dengan besi.


Tamim: Siapakah kamu?


Dajal: Kamu akan tahu siapa aku nanti. Tapi siapa kamu?


Tamim pun jelaskan siapa dia sebenarnya dan kisah kapalnya yang dipukul badai lalu terdampar di pulau itu.


Tamim: Kami adalah orang Arab, kami sesat.


Dajal: Beritahu aku tentang kebun-kebun kurma di Bysan. Adakah ia sedang berbuah?


Tamim: Ya.


Dajal: sekejap lagi kebun itu tidak akan berbuah lagi. Beritahu aku tentang tasik Tabariah, adakah masih banyak airnya?


Tamim: Airnya banyak lagi.


Dajal: Tidak lama lagi airnya akan berkurangan dan kering. Beritahu aku tentang mata air Zughar. Adakah masih banyak airnya dan digunakan oleh penduduk untuk bertani.


Tamim: Banyak dan masih digunakan oleh penduduk.


Dajal: Tidak lama lagi air itu akan kering. Ceritakan padaku tentang nabi Arab yang buta huruf. Sudahkah dia keluar dari Mekah dan menetap di Madinah. Adakah orang Arab sudah memeranginya dan kemudian mentaatinya?


Tamim: Dia sudah keluar dari Mekah dan menuju Madinah. Orang Arab telah mentaatinya.


Dajal: Betulkah itu? Sesungguhnya mentaatinya adalah lebih baik. Aku akan mengatakan pada kamu tentang diri aku. Aku adalah al-Masihi ad-dajal sesungguhnya masanya sudah semakin hampir aku akan diizinkan untuk keluar. Aku akan berjalan di muka bumi dan masuk ke seluruh daerah di dalam tempoh 40 hari kecuali Mekah dan Madinah. Kedua-dua negeri itu dilarang bagiku, setiap kali aku ingin memasukinya aku akan diadang oleh malaikat yang di tangannya ada pedang berkilau dan tajam menghambatku.


DAJAL TINGGAL DI MANA?

Di manakah kedudukan pulau itu pun dijawab oleh Nabi Muhammad menerusi sabdanya,: “Ketahuilah bahawa dajal berada di laut Syam dan laut Yemen… akan datang dari arah Timur (lalu baginda menunjukkan tangannya sebelah Timur).” – Riwayat Muslim.


Kemudian ada satu lagi hadis yang menunjukkan dengan tepat dari mana dajal keluar yang kemudian disertai oleh pengikutnya terdiri dari orang perempuan dan kanak-kanak. Daripada Abu Bakr al-Siddiq, Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, “Dajal akan muncul ke bumi dari arah Timur bersama Khurasan.” Riwayat al-Tarmizi.


Di dalam hadis yang lain pula daripada Anas bin Malik, bersabda Rasulullah s.a.w.,: “Dajal akan keluar dari kota Yahudi, Khurasan bersama 70,000 Yahudi dari Isfahan.” – Riwayat Imam Ahmad.


Menurut Fadlan, ketika keluarnya dajal, ramai perempuan dan kanak-kanak akan menjadi pengikutnya. Sehinggakan orang lelaki terpaksa bertindak mengikat ahli keluarga perempuan mereka supaya tidak menjadi pengikut dajal.


“Menerusi penyelidikan yang saya lakukan juga, didapati bahawa air tasik Tabaria yang terletak di sempadan Syria-Palestin dan mata air Zughar si Selatan Syria sudah semakin berkurangan.


Adakah itu bermakna dajal sudah semakin hampir tempoh pembebasannya. Jika benar apakah persediaan kita untuk menghadapinya?


Jelas Fadlan, Rasulullah telah memberikan beberapa tip kepada umatnya untuk mengelakkan fitnah dajal. Perkara pertama perlu dilakukan adalah menghafal 10 ayat pertama surah al-Kahfi.


Kedua kita diarahkan oleh Rasulullah supaya membaca doa ini sebelum salam setiap kali solat, “Ya Allah, aku berlinding dengan-Mu dari azab neraka jahanam, azab kubur, ujian hidup dan mati dan kedahsyatan ujian al-Masihi ad-dajal.”


Katanya, dajal akan menjelajah seluruh dunia dan akan berakhir di Baitulmaqadis dan dibunuh oleh Nabi Isa. Seperti mana yang disebut di dalam sahih Muslim, “Dajal akan dibunuh oleh Nabi Isa, selepas Nabi Isa dan umat Islam bersolat di belakang al-Imam Mahdi, mereka berhadapan dengan dajal dan tenteranya. Bila dajal lihat Nabi Isa, dajal akan mula cair. Akan tetapi Nabi Isa dapat membunuhnya dengan menikamnya.”


(Dipetik dari Al-Islam keluaran November 2010)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...